JUDUL | TENTANG |
Pelimpahan Kewenangan Pemberian
Persetujuan Substansi Dalam Penetapan Rancangan Peraturan Daerah Tentang
Rencana Rinci Tata Ruang Kabupaten/Kota
|
|
Rencana Tata Ruang Pulau Jawa-Bali
|
|
Rencana Tata Ruang Pulau Sumatera
|
|
Rencana Tata Ruang Pulau Kalimantan
|
|
Tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Medan, Binjai, Deli Serdang, dan Karo
|
|
Tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Makassar, Maros, Sungguminasa, Takalar
|
|
Tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan.
|
|
Penggunaan kawasan Hutan
|
|
Tata Cara Penetapan Kawasan Khusus
|
|
Tata Cara Perubahan Peruntukan dan Fungsi Kawasan Hutan
|
|
Percepatan Pelaksanaan Prioritas Pembangunan
|
|
Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup
|
|
Penyelenggaraan Penataan Ruang
|
|
Pertambangan Mineral dan Batubara
|
|
Pedoman Penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah Kota
|
|
Pedoman Penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten
|
|
Pedoman Penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi
|
|
Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Tata Ruang Daerah
|
|
Penegasan Status dan Fungsi Kawasan Hutan
|
|
Tata Cara Pelaksanaan Konsultasi Dalam
Rangka Pemberian Persetujuan Substansi Kehutanan Atas Rancangan
Peraturan Daerah Tentang Rencana Tata Ruang Daerah
|
|
Pedoman Koordinasi Penataan Ruang Daerah
|
|
Kawasan Ekonomi Khusus
|
|
Penataan Ruang Kawasan JABODETABEKPUNJUR
|
|
Tata Hutan Dan Penyusunan Rencanan Pengelolahan Hutan, Pemanfaatan Hutan Dan Penggunaan Kawasan Hutan
|
|
Analisis mengenai dampak lingkungan hidup
|
|
Daftar koordinator geografis titik-titik garis pangkal kepulauan indonesia
|
|
Tata Pengaturan Air
|
|
Perencanaan Hutan
|
|
Tata cara dan persyaratan ijin penggunaan air dan atau sumber air
|
|
Pengelolaan atas air dan atau sumber air pada wilayah sungai
|
|
Pembagian wilayah sungai
|
|
Pedoman Penataan Ruang Kawasan Rawan Letusan Gunung Berapi dan Kawasan Rawan Gempa Bumi
|
|
Pedoman Penataan Ruang Kawasan Rawan Bencana Longsor
|
|
Pedoman Perencanaan Tata Ruang Kawasan Reklamasi Pantai
|
|
Pedoman Kriteria Teknis Kawasan Budidaya
|
|
Pedoman Penyediaan dan Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau di Kawasan Perkotaan
|
|
Penetapan 6 (Enam) Pedoman Bidang Penataan Ruang
|
|
Pengendalian mutu air pada sumber-sumber air
|
|
Pedoman Persetujuan Subtansi Dalam
Penetapan Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah
Provinsi dan Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten/Kota, Beserta Rencana
Rincinya
|
|
Tentang Badan Koordinasi Penataan Ruang Nasional
|
|
Badan Pengembangan Wilayah Surabaya-Madura
|
|
Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
|
|
Bangunan Gedung
|
|
Penanggulangan Bencana
|
|
Pengelolaan Wilayah Pesisir Dan Pulau-Pulau Kecil
|
|
Penetapan Peraturan Pemerintah
Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas
Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan Menjadi
Undang-Undang
|
|
Perumahan dan Pemukiman
|
|
Jalan
|
|
Pemerintahan Daerah
|
|
Sumber Daya Air
|
|
Pengelolaan Lingkungan Hidup
|
|
Penataan Ruang Kawasan Bogor-Puncak-Cianjur
|
|
Penghapusan Pengadilan Landreform
|
|
Pelaksanaan Hak dan Kewajiban, Serta Bentuk dan Tata Cara Peran Serta Masyarakat Dalam Penataan Ruang.
|
|
Pencabutan Hak Hak Tanah dan Benda Benda Yang Ada Diatasnya
|
|
Penatagunaan Tanah
|
|
Koordinasi Penataan Ruang Nasional
|
|
Peraturan Dasar Pokok Pokok Agraria
|
|
Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional
|
|
Tingkat Ketelitian Peta Untuk Penataan Ruang Wilayah.
|
|
Kehutanan
|
|
Penataan Ruang
|
Regulasi
Posted by ardy
Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry’s standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book.